You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urban Farming
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Bantaran Kali Pesanggrahan di Ulujami Jadi Lahan Produktif

Warga di Jalan Kampung Baru II, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, manfaatkan lahan bantaran Kali Pesanggrahan untuk pertanian. Bukan hanya tanaman sayur dan buah, warga juga memanfaatkan lahan untuk pengembangan tanaman hias.

Akhirnya kita gotong royong menimbun sampah-sampah itu dengan material bekas bangunan. Kemudian lahannya kita olah

Ide warga untuk memanfaatkan bantaran Kali Pesanggrahan karena awalnya lokasi tersebut dibuat tempat pembuangan sampah liar. Sehingga hampir setiap hari warga sekitar mencium bau tidak sedap, apalagi saat hujan turun.

"Akhirnya kita gotong royong menimbun sampah-sampah itu dengan material bekas bangunan. Kemudian lahannya kita olah," ujar Sugiarti, warga RT 08/02, Kamis (14/3).

IKM di Ulujami Berhasil Ubah Sampah Kertas Jadi Penghasilan

Sementara Husin, warga RT 08/01, mengaku ia ikut memanfaatkan lahan bantaran untuk pertanian sayur. Beberapa jenis yang ditanam yakni kangkung, bayam, terong, cabai dan oyong.

"Hasil panen sebulan untuk kangkung dan bayam," tandasnya.

Bukan hanya sayuran, Husin pun memanfaatkan untuk pengembangan tanaman hias seperti bonsai, bidara arab, dan bidara cina. "Luas lahan untuk budidaya kembang sekitar 400 meter persegi dan untuk pertanian 200 meter persegi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7684 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5682 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1631 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1446 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1325 personFakhrizal Fakhri